Model dan Evaluasi Pembelajaran Sains


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Halo,Semuanya terima kasih telah meluangkan waktu untuk mampir serta singgah di blog ini. Perkenalkan nama saya Elsa Berlia kalian bisa memanggil saya Elsa. Saat ini saya berusia 22 tahun dan lahir pada tanggal 26 Oktober 2000 di Nipah Panjang Tanjung Jabung Timur.

Saya merupakan seorang blogger pemula yang ingin mencoba dunia penulisan saat ini, jadi bila ada kesalahan dalam penulisan serta perkataan mohon di maklumi .Saya juga merupakan salah satu mahasiswi S2 angkatan 2023 di Universitas Jambi dari Prodi Magister Pendidikan IPA.

Sekian perkenalan singkat dari saya di blog ini semoga tulisan saya dapat menarik minat kalian dalam menulis serta memberikan informasi yang bermanfaat buat kalian semua. Sampai jumpa di penulisan saya yang selanjutnya.

Tepat tgl 26 Agustus 2023 merupakan hari pertama saya dan teman-teman belajar mata kuliah model dan evaluasi pembelajaran sains dikelas E dengan dosen pengampu Dr. Drs. Syamsurizal, M.si. Beliau sekaligus dosen pembimbing akademik saya. Sesuai dengan prosedur RPS yg diberikan, maka yang dibahas pertama kali yaitu mengenai gambaran umum bahan kajian model dan evaluasi pembelajaran.

Disini kita bisa mengetahui bahwa ada beberapa model pembelajaran diantaranya yaitu model pembelajaran kooperatif jigsaw, STAD, team game tournament, dan masih banyak lagi. Pada pertemuan ini hanya menyebutkan poin poin nya saja yaa... untuk penjelasannya kita tunggu di pertemuan berikutnya yahh teman teman... pantengin terus yaaa blog ini untuk informasi berikutnya....

Selain membahas model pembelajaran, pada saat itu juga beliau sedikit membahas mengenai konsep pedagogi dan knowledge. Apa sih konsep pedagogi itu? Nah jadi teman teman konsep pedagogi adalah merujuk pada gaya mengajar seorang guru. Namun saat ini akademisi dan praktisi pendidikan pun mulai menggunakan pedagogik sebagai strategi dalam mengajar. Pedagogik adalah suatu ilmu yang mempelajari bagaimana teknik dalam mengajar. Implementasi dalam mengajar bisa berbeda bagi setiap guru, tergantung faktor yang dimiliki seperti latar belakang, lingkungan, wawasan, situasi belajar serta kondisi psikis murid.

Ditinjau secara etimologi, ada dua pendapat yang menjelaskan arti kata pedagogik. Pendapat pertama menyatakan asal kata tersebut berasal dari bahasa Yunani Kuno, yang berarti membimbing anak. Istilah pedadogi di zaman tersebut digunakan untuk budak yang bertindak sebagai pengasuh anak tuannya. Pendapat yang kedua menyatakan asal kata pedagogi berasal dari bahasa Yunani, yaitu paedos dan agogos. Paedos artinya anak laki-laki, sedangkan agogos artinya mengantar, mendidik dan membimbing. Jadi bila dihubungkan antara keduanya, pedagogik adalah seseorang yang membimbing orang untuk mencapai tujuan tertentu.

Bila ditinjau dari segi pendidikan, pedagogik menjadi unsur penting dalam mencapai tujuan pendidikan. Tujuan pendidikan adalah memberikan perubahan (transformative) agar peserta didik dapat memaksimalkan potensi diri baik secara karakter maupun kognitif.Maka tak heran seorang guru disebut sebagai orang tua kedua yang membimbing anak didiknya di sekolah.

Sedangkan knowledge adalah suatu pengetahuan kompetensi profesional guru dalam arti guru harus
memiliki pengetahuan baik dalam bidang akademik, teknologi, seni dan budaya yang diampunya yang sekurang-kurangnya meliputi penguasaan
materi pelajaran secara luas.

Tidak hanya membahas model pembelajaran, konsep pedagogi dan knowledge saja loh teman teman, tetapi juga membahas sedikit tentang teknologi. Seperti yang kita ketahui bahwa perkembangan teknologi yang begitu pesat beberapa tahun belakangan membawa dampak nyata disegala bidang termasuk pendidikan. Telah banyak sekolah atau kampus berlomba-lomba untuk memanfaatkan teknologi dalam proses belajar mengajar.

Misalnya dengan adanya pembelajaran jarak jauh dan pengajaran dengan bantuan komputer. Dengan begitu mampu  melatih kreatifitas dengan membuat media pembelajaran berbasis teknologi seperti editing foto ataupun video. Contohnya seperti aplikasi canva, watshapp, ruang guru dan  zoom yang paling banyak digunakan. Dimana canva ini mampu untuk mengedit semenarik mungkin. Dan dengan adanya zoom mampu untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh ataupun non tatap muka, untuk webinar dan meeting. Zoom menjadi alat alternatif untuk bekerja dan belajar jarak jauh yang banyak digunakan di seluruh dunia.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Quantum Learning

Desain model pembelajaran kolaboratif berbasis keterampilan berpikir kritis dalam bidang sains

Desain model pembelajaran disrupsi inovasi melalui IoT, Augmented Reality dan bentuk-bentuk pembelajaran digital lainnya