Desain model pembelajaran disrupsi inovasi melalui IoT, Augmented Reality dan bentuk-bentuk pembelajaran digital lainnya
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh....
Hallo ges, semoga sehat dan sukses selalu yaaa✨🤲
Kembali lagi di tulisan baru saya dengan materi yg berbeda dari sebelumnya....
Pada blog ini kita akan membahas tentang "Desain model pembelajaran disrupsi melalui IoT, Augmented Reality dan bentuk-bentuk pembelajaran digital lainnya".
Yuk disimak yahhh....
Disrupsi adalah istilah untuk keadaan yang sebenarnya terjadi sebagai akibat dari perubahan keadaan industri berawal dari perkembangan teknologi informasi yang telah berubah secara cepat. Dukungan teknologi informasi mempunyai dampak yang sangat besar terhadap perkembangan industri. Artinya, perubahan yang terjadi akibat perkembangan teknologi merupakan hal yang sangat cepat terjadi. Sehingga, dengan perubahan yang begitu cepat membuat pendidikan atau proses pembelajaran mengalami kesulitan untuk menyesuaikannya dengan setiap perkembangan yang terjadi.
Pada era disrupsi teknologi sangatlah memudahkan seseorang dalam mendapatkan informasi yang diinginkan. Sehingga, para siswa akan mudah mendapatkan informasi pembelajaran dengan melalui media online yang mudah diakses pada zaman perkembangan teknologi. Oleh sebab, itu guru harus merubah cara menyampaikan materi dengan cara berbeda jika hanya menyampaikan dengan cara membaca buku maka tidak ada bedanya internet.
Pada era disrupsi bahwa salah satu ciri kuat pada era disrupsi ditandai dengan adanya kegiatan-kegiatan tanpa tatap muka secara langsung dan tergantikan oleh pelayaan online. Tidak hanya dalam bentuk sistem informasi yang lebih hebat, kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring sehingga membutuhkan pengawasan atau peran dari orang tua ketika anak mengikuti pembelajaran daring.
Pengaruh distrupsi dalam dunia pendidikan, diawali dengan kemunculan berbagai platform yang mampu memberi segudang kemudahan dalam akses keilmuan. Goggle mampu menggeser peran perpusatakan konfensional hingga banyak yang berburu referensi dengan beralih pada Digital library. Maraknya home scooling sebagai alternatif bagi peserta didik dan perguruan tinggi yang juga mulai menerapkan kuliah jarak jauh dengan menggunakan media online sebagai salah satu media untuk pembelajaran di samping modul maupun media non cetak seperti video.
Teknologi digital bermanfaat terhadap perubahan perilaku manusia termasuk pendidikan dan peserta didik dalam mencari, mengumpulkan, mendokumentasikan, mengelola dan mentransfer kembali bahan ajar sesui kebutuhan. Meramu bahan ajar dalam proses pembelajaran dengan teknologi digital dapat lebih menarik serta memberikan motivasi belajar, seperti gambar, audio, video dan animasi, yang dapat mempengaruhi perubahan perilaku belajar berkembang lebih baik.
Keunggulan dari tersedianya sarana pembelajaran yang memanfaatkan teknologi, jaringan internet dan media digital yang variatif tentunya memberikan manfaat dari segi mengatasi keterbatasan ruang dan waktu dalam pembelajaran, tersedianya sarana untuk memperoleh informasi yang berlimpah, dan secara bersamaan memungkinkan pengembangan kemandirian dan kolaborasi dalam belajar. Sarana pembelajaran untuk menunjang pembelajaran berbasis elektronik diantaranya ialah teknologi jaringan, komputer baik laptop maupun personal computer (PC), gawai, serta sistem pembelajaran dalam jaringan.
Pendidikan digital pada hakikatnya adalah pembelajaran yang melibatkan penggunaan kreatif alat-alat teknologi digital dalam proses belajar mengajar, yang biasa disebut dengan technology-enhanced learning (TEL) atau e-learning.
Metode pembelajaran yang umum dipakai dalam mendukung pembelajaran digital adalah metode daring, metode Blended Learning dan metode hybrid Learning.
1. Metode daring atau dikenal sebagai metode dalam jaringan merupakan metode pembelajaran yang bertumpu pada perlunya kebutuhan akses jaringan internet untuk mengimplementasikannya.
2. Metode Blended Learning disebut juga dengan pembelajaran digital berbasis campuran karena memadukan dua sistem, yaitu pembelajaran sinkronus dan asinkron. Blended Learning terdiri dari kata blended (kombinasi/ campuran) dan learning (belajar).
3. Metode Hybrid learning pada dasarnya adalah proses pembelajaran kolaborasi dalam satu waktu dimana dalam satu kelas dibagi menjadi kelompok yang pembelajarannya dilakukan tatap muka langsung di sekolah/ kampus dan secara online/daring di rumah sehingga pendidik juga menggunakan teknologi berbasis komputer dan internet untuk implementasinya.
Macam-macam pembelajaran digital:
1. e-learning
berarti pembelajaran dengan menggunakan jasa bantuan perangkat elektronika. Dalam pelaksanaannya, e-learning menggunakan jasa audio, video atau perangkat komputer atau kombinasi dari ketiganya. Dengan kata lain e-learning adalah pembelajaran yang dalam pelaksanaannya didukung oleh jasa teknologi seperti telepon, audio, videotape, transmisi satelite atau komputer.
2.Moodle
Moodle merupakan bagian dari softwareproduksi e-learning untuk sebuah media pembelajaran ke dalam bentuk web.
3.Schoology
Schoology merupakan sebuah platform inovatif yang dibangun atas dasar inspirasi dari facebook. Kelebihan dari schoology adalah resource dari schoology mempunyai banyak pilihan, schoology dapat menampung berbagai jenis soal yang akan digunakan saat kuis.
4.Edmodo
Edmodo merupakan social network berbasis lingkungan sekolah (school based environment). Edmodo merupakan aplikasi yang membantu menghubungkan antara siswa dan guru dengan mudah dan aman. Kelebihan lainya adalah guru dan siswa dapat berkolaborasi.
5.Google Classroom
Google classroom adalah aplikasi yang dikembangkan oleh perusahaan google. Kelebihan google classroom yaitu tidak menggunakan kertas sebagai alat pembelajaran. Namun tugas yang diberikan oleh guru akan dibagikan melalui dokumen.
Okay ges sampe disini dulu yaaa.. Semoga dapat dimengerti dan menambah pengetahuan kita semua...
Sekian Terimakasih...
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Komentar
Posting Komentar